Senin, 01 Juli 2013

Kapan Kita Harus Melakukan Back up Data?

Menyimpan foto kenangan, video, file-file penting lain di komputer sudah menjadi bagian dari rutinitas kita. Tanpa sadar semua dokumen penting itu menumpuk, memenuhi memori komputer. Seberapa sering Anda melakukan back up, demi menjaganya agar tidak terhapus sewaktu-waktu?
Biasanya user merasa sudah cukup aman dengan menekan tombol “save”, tanpa memikirkan bahwa komputer bisa crash kapan saja, dan data pun lenyap tanpa diduga. Saat itulah kita baru sadar pentingnya back up.

Seberapa seringnya back up sebaiknya dilakukan? Berikut ada beberapa tanda-tanda yang dapat menjadi panduan bahwa Anda harus segera lakukan back up data:

1.Saat menyimpan foto dan video
Mengunggah foto dan video kenangan atas suatu peristiwa yang tak bisa terulang? Lebih baik langsung lakukan back up saat itu juga. Setelah mentransfernya ke laptop dan unggah internet, juga lakukan back up di komputer lain, flash disk, atau external disk. Jangan ambil risiko komputer Anda terkena virus dan semua foto serta video kenangan itu terhapus.

2. Saat update file secara regular
Pekerjaan yang tersimpan dalam bentuk file di komputer Anda selalu bertambah baik jumlah maupun jenisnya. Baik itu perjanjian bisnis, laporan keuangan, proposal, artikel yang diketik, dan banyak lagi. Setiap kali update, segera back up. Minimal lakukan seminggu sekali melakukan back up ke flash disk. Agar praktis, lakukan juga back up online, agar mudah diakses di mana saja jika tidak membawa flash disk.

3. Saat komputer bermasalah
Merasa ada yang tidak beres dengan komputer Anda? Mulai mengeluarkan suara aneh, atau mendadak sulit dioperasikan, melambat, atau tidak berjalan seperti biasanya? Segera back up semua data ke komputer lain, flash disk, external disk, atau secara online. Jangan tunggu sampai kondisi memburuk, atau Anda akan kehilangan semuanya. Segera servis komputer itu sebelum sama sekali tidak dapat digunakan dan menganggu pekerjaan Anda.
Menyimpan foto kenangan, video, file-file penting lain di komputer sudah menjadi bagian dari rutinitas kita. Tanpa sadar semua dokumen penting itu menumpuk, memenuhi memori komputer. Seberapa sering Anda melakukan back up, demi menjaganya agar tidak terhapus sewaktu-waktu?
Biasanya user merasa sudah cukup aman dengan menekan tombol “save”, tanpa memikirkan bahwa komputer bisa crash kapan saja, dan data pun lenyap tanpa diduga. Saat itulah kita baru sadar pentingnya back up.

Seberapa seringnya back up sebaiknya dilakukan? Berikut ada beberapa tanda-tanda yang dapat menjadi panduan bahwa Anda harus segera lakukan back up data:

1.Saat menyimpan foto dan video
Mengunggah foto dan video kenangan atas suatu peristiwa yang tak bisa terulang? Lebih baik langsung lakukan back up saat itu juga. Setelah mentransfernya ke laptop dan unggah internet, juga lakukan back up di komputer lain, flash disk, atau external disk. Jangan ambil risiko komputer Anda terkena virus dan semua foto serta video kenangan itu terhapus.

2. Saat update file secara regular
Pekerjaan yang tersimpan dalam bentuk file di komputer Anda selalu bertambah baik jumlah maupun jenisnya. Baik itu perjanjian bisnis, laporan keuangan, proposal, artikel yang diketik, dan banyak lagi. Setiap kali update, segera back up. Minimal lakukan seminggu sekali melakukan back up ke flash disk. Agar praktis, lakukan juga back up online, agar mudah diakses di mana saja jika tidak membawa flash disk.

3. Saat komputer bermasalah
Merasa ada yang tidak beres dengan komputer Anda? Mulai mengeluarkan suara aneh, atau mendadak sulit dioperasikan, melambat, atau tidak berjalan seperti biasanya? Segera back up semua data ke komputer lain, flash disk, external disk, atau secara online. Jangan tunggu sampai kondisi memburuk, atau Anda akan kehilangan semuanya. Segera servis komputer itu sebelum sama sekali tidak dapat digunakan dan menganggu pekerjaan Anda.