Rabu, 31 Oktober 2012

Tips Komputer Dan Internet : Memformat harddisk tanpa masuk ke Windows

Sering kali saat komputer kita bermasalah, yang mana masalah tersebut membuat komputer kita tidak bisa masuk ke windows, karena partisi C harddisk kita tidak terbaca oleh komputer kita.. dan pada saat itu kita harus memformat harddisk kita agar bisa terbaca oleh komputer kita.. bagi komputer yang menggunakan sistem recovery, maka hal ini sangat menjadikan kita masalah, karena kita tidak akan bisa melakukan sistem recoveri jika partisi C harddisk kita tidak terbaca alias unformat, karna pada sistem recovery windows tidak ada fasilitas untuk memformat harddisk, maka untuk masalah tersebut bisa membuat kita sedikit pusing untuk mengatasinya.. padahal masalah tersebut sangatlah sederahana sekali, kita bingung bagaimana cara memformat harddisk komputer kita sementara komputer kita tidak bisa dinyalakan..?

Sebenarnya sangatlah mudah untuk memformat harddisk tanpa harus masuk kesistem windows.. caranya yaitu kita bisa memformat harddisk tersebut dengan menggunakan CD instalasi Windows XP.. loh kok bisa..? yahh karena pada CD instalasi Windows XP terdapat fasilitas format harddisk sebelum melakukan instalasi..
Caranya yaitu sama seperti saat instalasi Windows XP,
  • pertama kita harus mensetting agar booting komputer kita itu menggunakan CD/DVD Drive, setting tersebut kita lakukan pada sistem BIOS, 
  • setelah itu masukkan CD Instalasi Windows XP ke dalam CD Drive, setelah itu tunggu sampai proses membaca CD selesai 
  • kemudian akan muncul pilihan dipartisi mana CD instalasi tersebut akan diinstal, tekan enter pada partisi C yang pada keadaan unformat,
  • setelah itu akan ada pilihan formating, pilih yang NTFS quick,maka akan ada proses pemformatan harddisk, 
  • setelah pemformatan itu selesai, maka akan muncul lagi pengcopian dari CD XP ke Harddisk kita, pada saat pengcopyan berjalan, matikan paksa komputer kita dengan menekan tombol power selama 3 detik.
  • Pada langkah ini Partisi C harddisk kita telah terformat, lalu kemudian recoverylah komputer kita dengan memakai CD Recovery.. Selesai..

Semoga bisa bermanfaat.. ^_^
Sering kali saat komputer kita bermasalah, yang mana masalah tersebut membuat komputer kita tidak bisa masuk ke windows, karena partisi C harddisk kita tidak terbaca oleh komputer kita.. dan pada saat itu kita harus memformat harddisk kita agar bisa terbaca oleh komputer kita.. bagi komputer yang menggunakan sistem recovery, maka hal ini sangat menjadikan kita masalah, karena kita tidak akan bisa melakukan sistem recoveri jika partisi C harddisk kita tidak terbaca alias unformat, karna pada sistem recovery windows tidak ada fasilitas untuk memformat harddisk, maka untuk masalah tersebut bisa membuat kita sedikit pusing untuk mengatasinya.. padahal masalah tersebut sangatlah sederahana sekali, kita bingung bagaimana cara memformat harddisk komputer kita sementara komputer kita tidak bisa dinyalakan..?

Sebenarnya sangatlah mudah untuk memformat harddisk tanpa harus masuk kesistem windows.. caranya yaitu kita bisa memformat harddisk tersebut dengan menggunakan CD instalasi Windows XP.. loh kok bisa..? yahh karena pada CD instalasi Windows XP terdapat fasilitas format harddisk sebelum melakukan instalasi..
Caranya yaitu sama seperti saat instalasi Windows XP,
  • pertama kita harus mensetting agar booting komputer kita itu menggunakan CD/DVD Drive, setting tersebut kita lakukan pada sistem BIOS, 
  • setelah itu masukkan CD Instalasi Windows XP ke dalam CD Drive, setelah itu tunggu sampai proses membaca CD selesai 
  • kemudian akan muncul pilihan dipartisi mana CD instalasi tersebut akan diinstal, tekan enter pada partisi C yang pada keadaan unformat,
  • setelah itu akan ada pilihan formating, pilih yang NTFS quick,maka akan ada proses pemformatan harddisk, 
  • setelah pemformatan itu selesai, maka akan muncul lagi pengcopian dari CD XP ke Harddisk kita, pada saat pengcopyan berjalan, matikan paksa komputer kita dengan menekan tombol power selama 3 detik.
  • Pada langkah ini Partisi C harddisk kita telah terformat, lalu kemudian recoverylah komputer kita dengan memakai CD Recovery.. Selesai..

Semoga bisa bermanfaat.. ^_^

Kamis, 25 Oktober 2012

Tips Dan Trik Komputer Dan Internet : Tips Membuat Background Pada Flashdisk

Flashdisk atau sering juga di sebut dengan USB drive merupakan teknologi penyimpanan sekunder tipe NAND yang sangat simple dan praktis. Media penyimpan data ini dapat digunakan untuk mempermudah kita saat melakukan pemindahan data dari storage satu ke lainnya.
Malam ini saya akan mencoba berbagi tentang Tips Membuat Background Pada Flashdisk
Caranya :
  •  Salin kode dibawah ini kemudian tempelkan ke text editor seperti notepad
    [ExtShellFolder]
    {BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}={BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}
    [{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}]
    Attributes=1
    IconArea_Image=background.jpg
    IconArea_Text=0×0000FF
    [.ShellClassInfo]
    ConfirmFileOp=0 
  • Setelah itu, simpanlah script tersebut dengan nama ” Desktop.ini”
  • Kemudian salin gambar yang anda inginkan untuk dijadikan background (background.jpg) dan script (desktop.ini) ke dalam flashdisk anda.
Jika gagal maka :
  1. Check kembali penamaan gambar, pastikan sudah sesuai antara nama gambar dan di kode script “IconArea_Image=background.jpg“
  2. Coba cabut flash disk anda kemudian tancapkan kembali. 
  3. Pastikan penamaan script dengan nama “Desktop.ini” jangan pakai format lain.
Semoga artikel Tips Membuat Background Pada Flashdisk bisa bermanfaat dan membuat tampilan background flashdisk sobat lebih menarik dan adem dimata.
Flashdisk atau sering juga di sebut dengan USB drive merupakan teknologi penyimpanan sekunder tipe NAND yang sangat simple dan praktis. Media penyimpan data ini dapat digunakan untuk mempermudah kita saat melakukan pemindahan data dari storage satu ke lainnya.
Malam ini saya akan mencoba berbagi tentang Tips Membuat Background Pada Flashdisk
Caranya :
  •  Salin kode dibawah ini kemudian tempelkan ke text editor seperti notepad
    [ExtShellFolder]
    {BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}={BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}
    [{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}]
    Attributes=1
    IconArea_Image=background.jpg
    IconArea_Text=0×0000FF
    [.ShellClassInfo]
    ConfirmFileOp=0 
  • Setelah itu, simpanlah script tersebut dengan nama ” Desktop.ini”
  • Kemudian salin gambar yang anda inginkan untuk dijadikan background (background.jpg) dan script (desktop.ini) ke dalam flashdisk anda.
Jika gagal maka :
  1. Check kembali penamaan gambar, pastikan sudah sesuai antara nama gambar dan di kode script “IconArea_Image=background.jpg“
  2. Coba cabut flash disk anda kemudian tancapkan kembali. 
  3. Pastikan penamaan script dengan nama “Desktop.ini” jangan pakai format lain.
Semoga artikel Tips Membuat Background Pada Flashdisk bisa bermanfaat dan membuat tampilan background flashdisk sobat lebih menarik dan adem dimata.

Rabu, 17 Oktober 2012

Tips Trik Komputer dan Internet

Chrome, browser yang satu ini memang cepat sekali perkembangannya dan menjadi favorit bagi internet surfer selain Firefox, karena sama-sama memiliki fitur yang beragam. Namun artikel berikut hanya akan mengulas Cara Men-Disable Update Otomatis Google Chrome. Mengapa perlu di-disable? Bukankah akan lebih bagus menggunakan Chrome yang selalu terupdate, mungkin kamu berpikir begitu ? 

Menggunakan Chrome (maupun software lain) yang selalu terupdate memang benar akan lebih bagus. Tapi kadang kita akan menjadi sangat terganggu bila pada saat sedang asyik online, tiba-tiba secara perlahan Chrome mengalami kinerja melambat atau bahkan macet. Terutama hal ini terjadi apabila kita menggunakan internet dengan bandwith yang terbatas ditambah komputer dengan performa biasa. 

Biasanya sebelum melakukan update berupa penginstalan penyempurnaan fitur-fiturnya, didahului dengan check update otomatis. Jadi apabila kita tidak ingin terganggu oleh aktifitas update otomatis yang kadang mempengaruhi performa komputer secara keseluruhan, sebaiknya disable update dari chrome. Indikasi chrome melakukan update bisa dilihat pada task manager, dimana terdapat aktifitas Google Update pada process.

Men-disable update Chrome berguna bagi kamu yang kebetulan bekerja sebagai administrator jaringan di warnet atau kantor. Ketimbang menerima keluhan dari boss, customer atau pemakai dikarenakan melambatnya komputer saat Chrome melakukan update otomatis, akan lebih baik disable saja update otomatis dari Chrome. Bayangkan jika ada lebih dari 5 komputer pada jaringan, sedangkan bandwith terbatas, pemakai tentunya tidak akan nyaman, terlebih jika Chrome mengupdate secara bersamaan. 

Jadi, begini langkah-langkah untuk men-disable update Google Chrome (windows XP & windows 7) : 1. Langkah awal yaitu dengan menambahkan template ke Group Policy Editor. Untuk Windows; caranya terlebih dahulu Download Window Group Policy Template berikut "Google Update Administrative Template" dari situs Google. 

2. Buka grup policy editor, caranya pada START >> RUN >> ketik gpedit.msc >> tekan ENTER

3. Klik Local Computer Policy - Computer Configuration – Administrative Templates 

4. Lanjut dengan klik Action >> Add/Remove Templates pada Menu Bar. 

5. Akan muncul pop up box, klik Add dan carilah file tempat kamu menyimpan file GoogleUpdate.adm yang sudah didownload tadi ( Langkah No. 1. ) dan tutup kembali. Klik Close.

6. Setelah itu sekarang seharusnya kamu sudah bisa melihat Local Computer Policy - Computer Configuration - Administrative Templates – Google 

7. Langkah untuk mendisable chek update Chrome adalah tinggal menuju item tadi, Administrative Templates - Google - Google Update - Applications - Google Chrome. 

8. Kalau sudah ketemu klik Google Chrome, disebelah kanan akan kamu lihat Update Policy Override, klik 2x. Muncul pop up box seperti dibawah : enabled Klik Enable, kemudian pada pilihan “policy” dibawahnya klik pada “Updates Disable” dilanjutkan klik OK.

 9. Selesai. Sekarang google chrome sudah tidak akan melakukan check update dan update otomatis lagi.

 Penting !!! Kamu harus mengupdate chrome secara manual demi keamanan & mendapatkan perbaikan yang berguna bagi peningkatan kinerja browser Chrome itu sendiri. Caranya : kamu bisa mengupdate chrome dengan chrome offline installer (TANPA LANGSUNG MELALUI BROWSER).
Chrome, browser yang satu ini memang cepat sekali perkembangannya dan menjadi favorit bagi internet surfer selain Firefox, karena sama-sama memiliki fitur yang beragam. Namun artikel berikut hanya akan mengulas Cara Men-Disable Update Otomatis Google Chrome. Mengapa perlu di-disable? Bukankah akan lebih bagus menggunakan Chrome yang selalu terupdate, mungkin kamu berpikir begitu ? 

Menggunakan Chrome (maupun software lain) yang selalu terupdate memang benar akan lebih bagus. Tapi kadang kita akan menjadi sangat terganggu bila pada saat sedang asyik online, tiba-tiba secara perlahan Chrome mengalami kinerja melambat atau bahkan macet. Terutama hal ini terjadi apabila kita menggunakan internet dengan bandwith yang terbatas ditambah komputer dengan performa biasa. 

Biasanya sebelum melakukan update berupa penginstalan penyempurnaan fitur-fiturnya, didahului dengan check update otomatis. Jadi apabila kita tidak ingin terganggu oleh aktifitas update otomatis yang kadang mempengaruhi performa komputer secara keseluruhan, sebaiknya disable update dari chrome. Indikasi chrome melakukan update bisa dilihat pada task manager, dimana terdapat aktifitas Google Update pada process.

Men-disable update Chrome berguna bagi kamu yang kebetulan bekerja sebagai administrator jaringan di warnet atau kantor. Ketimbang menerima keluhan dari boss, customer atau pemakai dikarenakan melambatnya komputer saat Chrome melakukan update otomatis, akan lebih baik disable saja update otomatis dari Chrome. Bayangkan jika ada lebih dari 5 komputer pada jaringan, sedangkan bandwith terbatas, pemakai tentunya tidak akan nyaman, terlebih jika Chrome mengupdate secara bersamaan. 

Jadi, begini langkah-langkah untuk men-disable update Google Chrome (windows XP & windows 7) : 1. Langkah awal yaitu dengan menambahkan template ke Group Policy Editor. Untuk Windows; caranya terlebih dahulu Download Window Group Policy Template berikut "Google Update Administrative Template" dari situs Google. 

2. Buka grup policy editor, caranya pada START >> RUN >> ketik gpedit.msc >> tekan ENTER

3. Klik Local Computer Policy - Computer Configuration – Administrative Templates 

4. Lanjut dengan klik Action >> Add/Remove Templates pada Menu Bar. 

5. Akan muncul pop up box, klik Add dan carilah file tempat kamu menyimpan file GoogleUpdate.adm yang sudah didownload tadi ( Langkah No. 1. ) dan tutup kembali. Klik Close.

6. Setelah itu sekarang seharusnya kamu sudah bisa melihat Local Computer Policy - Computer Configuration - Administrative Templates – Google 

7. Langkah untuk mendisable chek update Chrome adalah tinggal menuju item tadi, Administrative Templates - Google - Google Update - Applications - Google Chrome. 

8. Kalau sudah ketemu klik Google Chrome, disebelah kanan akan kamu lihat Update Policy Override, klik 2x. Muncul pop up box seperti dibawah : enabled Klik Enable, kemudian pada pilihan “policy” dibawahnya klik pada “Updates Disable” dilanjutkan klik OK.

 9. Selesai. Sekarang google chrome sudah tidak akan melakukan check update dan update otomatis lagi.

 Penting !!! Kamu harus mengupdate chrome secara manual demi keamanan & mendapatkan perbaikan yang berguna bagi peningkatan kinerja browser Chrome itu sendiri. Caranya : kamu bisa mengupdate chrome dengan chrome offline installer (TANPA LANGSUNG MELALUI BROWSER).